Mengenal Massa dan Jurnalisme Warga Melalui akumassa
akumassa mengejawentahkan bagaimana aku melebur dengan massa...
Jurnalisme Warga dan Nadia Abdullah Jurnalis Warga Revolusioner
Sungguh terenyuh hati ini menyimak perjuangan Nadia Abdullah jurnalis warga revolusioner, penduduk muda Sana’a Yaman...
Resensi Buku "Jadi Jurnalis Itu Gampang!!!" oleh Omjay
Senang sekali mendapatkan kiriman 2 buah buku karya Imam FR Kusumaningati...
Ini Soal YouTube, Lebih Dari Sekadar Untuk Narsis
Setelah Sinta dan Jojo, Udin Sedunia, dan Briptu Norman Kamaru yang belakangan menjadi ngetop...
Citizen Journalism dan Metamorfosis Media
Metamorfosis Media membawa sebuah penyajian berita tidak lagi menjadi eksklusif milik wartawan...
Showing posts with label Blogging. Show all posts
Showing posts with label Blogging. Show all posts
Tuesday, January 28, 2014
Agus Sampurno Menulis di Blog dengan Bloom Taxonomy
Semua orang bisa ngeblog. Perkembangan jaringan internet
saat ini sangat memudahkan orang untuk bisa ngeblog di mana saja dan kapan
saja. Selanjutnya yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana membuat konten blog yang
menarik. Membuat konten yang bisa menarik banyak pembaca memerlukan kemampuan
tersendiri.
Agus Sampurno yang dikenal sebagai guru kreatif karena
blog pribadinya menggunakan nama domain www.gurukreatif.wordpress.com,
menggunakan konsep bloom taxonomy untuk
membuat konten-konten menarik di blognya. Hal ini sangat bagus dan baru pertama
kali ini saya mendengarnya. Meskipun kalau bloom
taxonomy sudah tidak asing lagi, bagi saya, sebagi mantan mahasiswa Fakultas
Ilmu Tarbiyah dan Kependidikan, Universitas Islam Negeri (UIN), Jakarta.
Bloom
taxonomy atau biasa diindonesiakan dengan taxonomi bloom merupakan
tingkatan berpikir yang terdiri dari; 1) mengingat; 2) memahami; 3) menerapkan;
4) menganalisa; 5) mengevaluasi; dan 6) menciptakan. Nomer 1, 2, dan 3 adalah
kategori tingkat berpikir rendah, sedangkan nomer 4, 5, dan 6 kategori tingkat
berpikir tinggi.
Bagaimana Agus Sampurno menggunakan taxonomi bloom ini
untuk membuat konten-konten menarik di blognya? Yaitu dengan membuat konten blog
yang mengandung kategori tingkat berpikir tinggi; menganalisa, mengevaluasi,
dan menciptakan. Alasan sederhananya bahwa ketiga hal tersebut tidak ada di
buku. Sedangkan pasti banyak orang yang mencari dan membutuhkan sebuah analisa,
evaluasi, dan ciptaan sesuatu yang baru.
Selain itu, konten blog yang berisi kategori tingkat
berpikir rendah; mengingat, memahami, dan menerapkan, sudah sangat banyak. Apabila
konten blog kita hanya berisi mengingat, memahami, dan menerapkan, apa bedanya
blog kita dengan blog orang lain? Sehingga mengisi blog dengan konten tingkat
berpikir tinggi menjadi celah, yang berarti sebuah kesempatan, untuk memancing banyak
pengunjung dan pembaca berdatangan berkunjung membaca blog kita.
Agus Sampurno menyampaikan rahasianya dalam membuat
konten blog ini, pada acara Teacher Writing Camp 3, yang mengangkat tema “Menulis
dan Ngeblog,” dilaksanakan pada Minggu, 29 Desember 2013, di Wisma Universitas
Negeri Jakarta. Teacher Writing Camp atau biasa disingkat TWC merupakan
pelatihan guru menulis tingkat nasional, diselenggarakan oleh Ikatan Guru
Indonesia (IGI) cabang Bekasi.
Thursday, January 2, 2014
Menjadi Moderator Teacher Writing Camp 3
Ketika ada seorang guru
mengajar, namun muridnya cenderung tidak perhatian, mengantuk, bahkan ada yang tertidur,
siapakah yang harus dibangunkan? Jawabannya, yang harus dibangunkan adalah
gurunya.
Pepatah Tionghoa kuno itu
saya gunakan sebagai kata pembuka ketika saya menjadi moderator Teacher Writing Camp 3 atau TWC 3 di
hari pertama, sabtu, 28 Desember 2013. Saya membawakan penyampaian materi sesi ketiga,
di siang bolong, kurang lebih pukul setengah dua, dan setelah makan siang.
Bayangkan? Bagi saya ini sesi yang amat sangat rawan. Beruntunglah, pepatah
tionghoa kuna tadi lumayan bisa membangkitkan suasana.
TWC merupakan pelatihan guru
menulis tingkat nasional. TWC 3 mengangkat tema “Menulis dan Nge-blog”. TWC 3
diikuti sekitar 45 guru dari berbagai daerah di Indonesia, diselenggarakan di
Wisma Universitas Negeri Jakarta selama dua hari, sabtu dan minggu, 28 dan 29
Desember 2013. TWC diselenggarakan setiap 6 bulan sekali oleh Ikatan Guru
Indonesia (IGI) cabang Bekasi. TWC 1 dan 2 sudah berlangsung dengan sukses
setahun yang lalu. Penggas dibalik konsep TWC adalah seorang guru dan juga
blogger bernama Wijaya Kusumah atau sering dipanggil Omjay.
Sesi ketiga di hari pertama
TWC, diisi dengan materi bagaimana mengirimkan tulisan di media online dan
cetak. Tepat di sebelah kana saya, sudah ada orang yang sudah tidak asing lagi
bagi saya. Pertemuan terakhir saya dengannya sekitar empat bulan yang lalu,
saya diinterview olehnya sebagai kandidat calon Moderator Kompasiana. Orang yang
saya maksud adalah Iskandar Zulkarnaen; editor Kompasiana, blogger, penulis,
dan juga seorang ayah yang baik, sudah siap untuk menyampaikan materinya.
Meski di siang bolong, IskandarZulkarnaen atau biasa dipanggil Isjet menyampaikan materi dengan penuh
semangat, disambut sebaliknya dari Bapak dan Ibu guru peserta TWC menyimak
dengan penuh antusias. “Mengirimkan tulisan ke media cetak maupun online,
sebelumnya harus tahu karakteristik media tersebut, namun yang lebih mudah
adalah Bapak dan Ibu guru sekalian bisa mempublikasikan tulisan di blog
masing-masing,” sepotong kalimat Mas Isjet dalam penyampaian materinya.
Setelah penyampaian materi,
saatnya masuk pada sesi tanya jawab. Banyak sekali peserta yang ingin bertanya,
namun karena keterbatasan waktu hanya enam penanya yang bisa mengajukan
pertanyaan. Ada satu pertanyaan yang menggelitik, “di Kompasiana sering kali
ada ajang kompetisi kepenulisan, kenapa bisa begitu?”, tanya salah satu
peserta. “dulu, perusahaan atau instansi mengundang wartawan untuk konferensi
pers bermaksud mensosialisasi produk atau programnya, namun sekarang keadaan
sudah berubah, perusahaan dan instansi tersebut melakukan jemput bola,
mengundang keterlibatan warga”, jawab Mas Isjet.
Satu hal yang kemudian
tertangkap di benak saya, warga atau warga dunia maya khususnya, lebih khusus
lagi adalah blogger, sepertinya semakin diperhitungkan peranannya. Ini
merupakan kabar gembira. Hingga akhirnya, diakhir acara saya menanyakan kepada
Bapak dan Ibu guru peserta TWC, apakah masing-masing dari mereka sudah memiliki
blog. “Karena orang yang tidak memiliki blog di dunia maya, itu ibarat orang yang tidak memiliki muka
di dunia nyata.” Kalimat penutup saya, sebagai moderator, mengakhiri sesi
penyampaian materi ketiga TWC 3 hari pertama.
Tuesday, December 4, 2012
Bentuk-bentuk Citizen Journalism
Teman-teman pembaca, blogger, dan para citizen Journalist!. Setelah membaca
tulisan Steve Outing, seorang editor senior The Poynter Institute for
Media Studies berjudul The 11 Layers of Citizen Journalism yang diterbitkan tahun 2005. Jadi begini, menurut Steve
Outing bentuk-bentuk Citizen
Journalism itu dibagi ke dalam 11 bentuk, yaitu:
1. Opening Up to Public Comment
Situs di internet menyediakan tempat (kolom) komentar
dari publik. Pembaca diperbolehkan untuk bereaksi, mengkritik, memuji, atau memberi
tambahan ke dalam berita yang ditulis oleh jurnalis profesional dalam kolom tersebut.
2. The Citizen Add-On Reporter
Menambahkan
pendapat warga sebagai bagian berita yang ditulis oleh jurnalis profesional.
Warga diminta menuliskan pengalamannya yang berkaitan dengan berita tersebut.
3. Open-Source Reporting
Sebuah
bentuk kolaborasi liputan dengan sumber terbuka, di mana
jurnalis profesional bekerja sama dengan pembaca yang memiliki pengetahuan tentang suatu masalah yang sedang terjadi, saling melengkapi dalam menghasilkan sebuah berita yang akurat. Berita
tetap ditulis oleh reporter profesional.
4. The Citizen Bloghouse
Bloghouse
warga, yaitu blog-blog gratis yang bisa dimiliki oleh
setiap orang, yang kemudian dapat digunakan untuk
menuangkan cerita maupun gagasan kepada khalayak umum di seluruh penjuru dunia.
5. Newsroom Citizen ‘Transparency’ Blogs
Sebuah blog yang dimiliki oleh sebuah organisasi
media sebagai bentuk transparansi dan komunikasi dengan pembacanya. Keluhan, kritik, atau pujian
terhadap apa yang ditampilkan organisasi media tersebut dapat disampaikan di
sini.
6. The Stand Alone Citizen Journalism Site:
Edited Version
Laporan
berita dari warga dengan melalui proses penyuntingan.
Berita yang masuk melalui proses penyuntingan
terlebih dahulu, dengan tetap mempertahankan keaslian tulisan.
7. The Stand Alone Citizen Journalism Site:
Unedited version
Laporan
berita dari warga pada sebuah situs, tanpa melalui proses penyuntingan. Dalam versi ini, berita bisa langsung muncul seketika setelah diposting.
8. Add a Print Edition
Merupakan gabungan dari The stand-alone citizen-journalism site dengan edisi cetak.
9. The Hybrid: Pro + Citizen Journalism
Penggabungan jurnalis profesional
dengan jurnalis warga. Berita dari jurnalis profesional diperlakukan sama
dengan berita dari jurnalis warga.
10. Integrating Citizen
and Pro Journalism Under One Roof
Penggabungan jurnalisme profesional dengan
jurnalisme warga dalam satu atap. Menggunakan
jurnalis profesional, namun juga menerima tulisan dari jurnalis warga.
11. Wiki Journalism: Where the Readers are
Editors
Jurnalisme Wiki adalah model jurnalisme yang menempatkan
pembaca sebagai penyunting.
Setiap orang bisa menulis, menyunting,
maupun memberi komentar pada tulisan. Model jurnalisme ini dipopulerkan oleh Wikipedia.
Bloghouse
warga, adalah beragam jenis blog yang sekarang banyak dimiliki setiap orang.
Penyedia layanannya juga beragam, seperti blogger.com, multiply.com,
wordpress.com, dan lainnya. Bahkan, setiap orang bisa memiliki lebih dari satu
blog. Nah, berapakah blog yang Anda miliki?..he.
Namun perlu diingat
bahwa tidak semua blog bisa masuk dalam kategori citizen
journalism. Kenapa? Karena
banyak sekali blog yang hanya berisi curhat-curhat si pemilik blog.
Blog baru bisa disebut sebagai produk dari citizen journalism apabila
dalam blog tersebut membahas sebuah topik tertentu yang sedang hangat dan
terjadi interaksi publik.
Situs citizen journalism yang langsung bisa memunculkan
artikel setelah diposting adalah seperti kompasiana.com. Dalam hal ini redaksi
hanya berperan memoderasi atau melakukan pengawasan semata terhadap informasi
yang di posting. Apabila terdapat
unsur SARA, pencemaran nama baik, atau yang lainnya, redaksi berhak untuk
menghapus tulisan tersebut dari situs.
Sementara itu, bentuk
hybrid journalism, yaitu penggabungan
antara jurnalis profesional dengan jurnalis warga, dapat dilihat pada situs
berita Korea Selatan, ohmynews.com. Sejak
berdirinya pada tahun 2000, situs ini telah menggunakan konsep hybrid journalism. Terry Flew and Jason
Wilson (2008) menjelaskan OhmyNews dikenal
sebagi situs pelopor citizen journalism yang
paling populer di dunia. Saat ini memiliki 60.000 citizen journalist yang tersebar di seleruh dunia dengan 60
jurnalis tetap dan penyunting. Dalam bahasa Korea, OhmyNews memiliki lebih dari 750.000 pengunjung setiap hari. OhmyNews juga tersedia dalam versi
bahasa Inggris dengan OhmyNews
International.
Model Wiki
Journalism adalah seperti wikipedia.org atau wikimu.com. Di sini siapa saja
bisa menulis apa saja, menyunting tulisan yang sudah diposting sebelumnya oleh
penulis lain, atau hanya sekadar memberi komentar. Namun partisipasi warga di
sini nampaknya masih kalah dengan situs citizen journalism lainnya. Karena model wiki lebih populernya
justru sebagai situs untuk mencari referensi. Jadi sering kali orang membukanya
untuk mencari referensi, bukan untuk memposting tulisan.
Sekian teman-teman,
semoga tulisan ini bermanfaat. Pembahasan lebih detail berkaitan dengan
bentuk-bentuk Citizen Journalism, saya
bahas dalam buku citizen journalism berjudul
Jadi Jurnalis Itu Gampang!!! Buku pertama saya yang diterbitkan oleh
Elex Media Komputindo.
Tuesday, November 20, 2012
Blog Sebagai Media Citizen Journalism
"Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang
Internet." (Cameron
Barret).
Blog, blog, sekali lagi blog, saya yakin ini
bukan kata yang asing didengar. Terlepas Anda punya atau
tidak punya blog. Mungkin Anda mengenalnya
dari sebuah obrolan dengan teman, membaca dari artikel di majalah, koran, atau situs yang kebetulan terdapat kata blog, atau Anda
terpaksa mengenal dan harus membuatnya karena tugas wajib dari dosen atau guru
TIK?
Blog Sebagai Media Citizen
Journalism
Teman-teman, penggunaan blog
awalnya hanya sekadar untuk memenuhi kepuasan diri. Namun, akhirnya
berkembang menjadi aktivitas rutin untuk saling bertukar informasi di
kalangan blogger. Menyadari besarnya potensi blog untuk menjalin komunikasi
secara lebih luas, maka motivasi para blogger akhirnya
mengalami perubahan dari orientasi pemuasan diri, kemudian berkembang ke arah
fungsi sosial yang lebih luas dengan cara saling melakukan tukar menukar
informasi. Aktivitas inilah yang menjadi awal
berkembangnya citizen journalism di
blog. Perubahan fungsi itu terjadi karena keberadaan blog didukung oleh infrastruktur
yang memungkinkan adanya interkoneksi antar blog dalam cakupan global.
Seperti
yang sudah dijelaskan oleh Steve Outing dalam 11 bentuk citizen journalism, blog adalah termasuk salah satunya, yaitu the
citizen bloghouse: bloghouse warga. Namun, tidak
semua blog masuk dalam kategori produk citizen journalism. Nah, bagaimanakah blog yang masuk dalam
kategori tersebut? Menurut Lewis Friedland dan Nakho Kim (2009), blog-blog dan situs forum bisa disebut
sebagai produk citizen journalism apabila terjadi interaksi publik, termasuk situs yang dikelola bersama,
yang banyak dipakai untuk mendiskusikan sebuah topik spesifik. Nah, jadi
apabila Anda ingin blog Anda dikategorikan sebagai produk citizen
journalism, pastikan blog Anda memenuhi kriteria tersebut.
Kekurangan dan Kelebihan Blog untuk Citizen
Journalism
Menggunakan blog
sebagai media citizen journalism tentunya
memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan
penggunaan situs jejaring sosial.
Di blog tidak ada batasan karakter kata, jadi Anda bisa bebas menulis
panjang mungkin. Sedangkan di Twitter terbatas
hanya bisa menulis hingga 140 karakter, namun ketika menulis singkat di Facebook
atau Twitter, tulisan tersebut akan langsung bisa dibaca secara otomatis oleh
mereka yang termasuk ke dalam lingkup pertemanan Anda.
Sementara itu, di
blog, tulisan tidak bisa secara otomatis terpublikasi secara luas. Maka setelah
memposting di blog, masih harus mempublikasikan tulisan yang Anda posting.
Pertanyaannya sekarang, Anda mau pilih yang mana? Hehehe.
Mempublikasikan Blog
Jika Anda akhirnya
memilih untuk ber-citizen journalism dengan menggunakan blog, maka Anda masih harus melakukan publikasi secara
mandiri. Tapi tenang saja, ada beberapa cara jitu untuk mempublikasikan
blog Anda secara mandiri.
Cara pertama untuk
mempromosikan blog yang Anda miliki adalah dengan blogwalking. Maksud dari blogwalking
adalah berjalan-jalan di dunia maya mengunjungi blog orang lain, kemudian
memberi komentar pada sebuah postingan, sekaligus meninggalkan tautan alamat
blog Anda.
Cara kedua untuk
mempromosikan blog secara mandiri adalah dengan bergabung dengan komunitas
blogger. Komunitas blogger biasanya terbentuk karena berdasarkan
kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus,
kesamaan hobi, dan sebagainya. Misalkan
blog Anda merupakan blog yang berkaitan dengan hobi fotografi, maka
bergabunglah dengan komunitas blogger fotografi.
Namun, dari kedua
cara tersebut di atas, menurut Michael Firewall (2008), cara ketiga untuk
mempromosikan blog, sekaligus cara yang paling jitu adalah dengan mendaftarkan
blog ke situs direktori blog. Supaya blog mudah ditemukan melalui mesin pencari
seperti Google atau Yahoo. Anda bisa mendaftarkan blog Anda ke situs direktori
blog seperti technorati.com, feedburner.com, atau blogdigger.com
Teman-teman,
semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Salam Jurnalisme Warga!!!
Thursday, August 9, 2012
Blog Sekadar tigabelase.com Menjadi Pemenang Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 kategori SILVER Periode Juli
Sekali lagi terima kasih banyak teman-teman yang telah menginspirasi,
memotivasi, dan sekaligus mendo’akan, blog sekadar tigabelase.com terpilih
sebagai pemenang Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 kategori SILVER
Periode Juli. Kemenangan ini merupakan rangkaian dari kemenangan sebelumnya,
setelah tigabelase.com mendapatkan penghargaan di kategori BRONZE di ISBA 2012
sesi 8.
Semua ini sungguh tidak disangka-sangka. Betapa kagetnya Saya ketika seminggu
yang lalu mendapatkan email dari ISBA 2012. Berikut ini pengumuman pemenangnya
yang diumumkan melalui website Internet Sehat di http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/02/isba-2012-pemenang-blog-award-silver-periode-juli/
………………………………
Terhitung
sudah tiga bulan Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 digelar.
Untuk periode Juli, kami telah memilih tiga pemenang bulanan.Berikut ini adalah
blog yang layak dan berhak mendapatkan penghargaan ISBA 2012 kategori SILVER,
periode Juli.
Kategori SILVER
dipilih dari para pemenang ISBA kategori BRONZE periode terkait. Keputusan atas
blog terpilih tersebut adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat. Tidak ada
korespondensi dalam bentuk apapun terkait dengan keputusan atas pemilihan blog
tersebut.
Hadiah
Bagi pemenang
kategori SILVER, masing-masing berhak mendapatkan hadiah sebagai berikut:
- Satu (1) buah USB Internet Modem
- Satu (1) buah DVD Linimas(s)a, film dokumenter tentang gerakan social media di Indonesia
- Satu (1) buah USB Internet Modem
- Satu (1) buah DVD Linimas(s)a, film dokumenter tentang gerakan social media di Indonesia
Selamat
ya buat para pemenang!
Internet Sehat Blog & Content
Award (ISBA) 2012 adalah sebuah penghargaan sepanjang
tahun yang diberikan kepada pengelola Blog, Wiki, Forum, Portal dan berbagai
jenis layanan konten lainnya, baik perseorangan ataupun berkelompok, yang
dengan segenap daya kreatifitasnya telah menuangkan ide, gagasan dan pikirannya
dalam bentuk tulisan secara online. Tulisan tersebut tentunya yang harus dapat
memberikan ide ataupun mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan yang
positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di
Indonesia. Tujuan program ini adalah untuk men-generate tumbuhnya
konten-konten lokal yang bermanfaat sehingga semakin banyak generasi muda
Indonesia yang aktif menulis.
ISBA
2012 diinisiasi oleh ICT for Partnership (www.ictwatch.com),
dan didukung olehXL
Axiata (www.xl.co.id), APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa
Internet Indonesia), PANDI(Pengelola
Nama Domain Internet Indonesia). Media partner: detikINET(www.detikinet.com) dan Kompas
Tekno (www.tekno.kompas.com).
Ingin
seperti mereka? Simak cara-caranya di http://isba.ictwatch.com
………………………………
Mendapatkan penghargaan ini,
berarti juga mengemban tanggung jawab untuk selalu bisa menghasilkan konten
blog yang bermutu, orisinil, bukan sekadar copy-paste. Semoga Saya bisa
konsisten berbagi yang meski hanya sekadar. Buat teman-teman blogger yang lain
semoga bisa menyusul mendapatkan penghargaannya.
Tuesday, July 24, 2012
Create and Collaborate di Social Media Festival 2012
Belum
lama ini ada notifikasi masuk dari sebuah grup Facebook. Diposting oleh seorang
teman yang sudah sangat familiar namun Saya belum pernah bertemu dengannya. Dia berbagi tentang informasi akan diselenggarakannya
sebuah festival yang sangat amat ditunggu-tunggu katanya. Sebuah ajang
pertemuan atau bisa dibilang pendaratan para pengguna dan pembuat social media
di Indonesia. Mulai dari kalimat terakhir sebelum kalimat ini, mungkin sudah
tertebak festival apa yang dimaksud.
Benar sekali, Social Media Festival 2012 adalah yang
dimaksud. Meski sebenarnya dari judulnya saja sudah tertebak. Beginilah tulisan
sekadar dari blogger sekadar di blog sekadar yang sebenarnya bermaksud memberi
tebakan, tapi jawabannya sudah ketahuan. Social Media Festival ini biasa
disingkat dengang SocMedFest.
SocMedFest 2012 mengajak komunitas-komunitas untuk
berkolaborasi dan membuat sebuah karya
bersama. Maka tema yang diangkat adalah Create and Collaborate – berkreasi dan berkolaborasi. Komunitas yang ingin ikut berpartisipasi dalam
festival harus mengirimkan ide kreasi dan kolaborasi mereka dengan komunitas
lain kepada tim SocMedFest untuk diseleksi.
Festival yang diselenggarakan oleh DailySocial
bersama Saling Silang, Kaskus, dan Kummara ini akan berlangsung pada
19-21 Oktober 2012 di Gelanggang Renang Senayan, Jakarta. Komunitas apa
pun bisa ikut berpartisipasi di SocMedFest 2012. Sampai saat ini masih terbuka
pendaftaran bagi komunitas yang ingin ikut berpartisipasi. Pendaftaran
dilakukan dengan mengunduh form di website www.socmedfest.com yang sudah disediakan, kemudian mengirimkan kembali formnya melalui email info@socmedfest.com. Sedangkan bagi yang
tidak memiliki komunitas, tetap bisa hadir meramaikan dan menyaksikan bagaimana
kolaborasi-kolaborasi yang akan dilakukan oleh para komunitas terdaftar.
SocMedFest 2012 merupakan penyelenggaraan SocMedFest yang
kedua kalinya. Pertama kali SocMedFest diselenggarakan pada 22-24 September
2011 dengan mengangkat tema Social Media
is You. Festival tahun lalu Saya belum berkesempatan untuk menghadirinya,
karena bagaimana Saya bisa hadir informasinya saja tidak dapat. Mungkin ini
karena Saya kurang pergaulan.
Berkreasi dan berkolaborasi jika sejenak saja dibayangkan
sepertinya sungguh sangat menyenangkan. Makanya bagi teman-teman yang mempunyai
komunitas segera saja untuk mendaftar. Semoga saja terpilih menjadi salah satu
dari beberapa peserta yang akan berkreasi dan berkolaborasi nantinya. Dan
teman-teman yang lain, sampai ketemu besuk di SocMedFest 2012.
Thursday, July 5, 2012
Blog Sekadar tigabelase.com Terpilih Sebagai Pemenang Blog Award ISBA 2012 Sesi 8 Kategori BRONZE
Sesaat setelah terbangun di siang bolong, maklum baru saja begadang
semalaman. Betapa kagetnya Saya mendapat email dengan subjek ISBA – BRONZE Sesi
8 – tigabelase.com
Saya kira sekadar informasi pemberitahuan tentang lomba. Namun
ternyata, sedikit Saya kutipkan isinya adalah seperti ini.
(…)
Kepada Yth.
Sdr/i Pengelola
Blog/Situs tigabelase.com
Setelah
melakukan proses seleksi dan penilaian, bersama ini kami dari tim Internet
Sehat menyampaikan bahwa blog Anda layak dan berhak mendapatkan penghargaan
Internet Sehat Blog & Content
Award (ISBA) 2012 untuk kategori
BRONZE sesi 8, Rabu (04/07/2012). Selamat
untuk Anda!
(…)
Bagaimana tidak kaget, tigabelase.com ini belum genap
berumur dua bulan. Maka dengan masih sangat penasaran, Saya kemudian memastikan
lagi dengan membuka situs Internet Sehat. Ternyata benar. Berikut ini pengumuman pemenang ISBA 2012: Blog Award Sesi 8 kategori BRONZE.
……………………………………………………………………
[Internet Sehat ] Tim Internet Sehat telah memilih dua
blog pemenang mingguan Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012. Setelah
melakukan proses verifikasi dan penilaian, berikut ini blog yang layak dan
berhak mendapatkan penghargaan ISBA 2012 untuk kategori BRONZE sesi 8, Rabu (04/07/2012):
Imam FR Kusumaningati, berbagi tentang
hal sekitar, membawa semangat mendasar jurnalisme warga yaitu semangat untuk
berbagi melalui blognya yang beralamat di http://www.tigabelase.com. Melihat nama blognya, pasti banyak yang
bertanya-tanya apa arti ‘e’ di belakang kata tigabelas? Sang penulis hanya akan
menjawab itu tidak mempunyai makna apa-apa. Tigabelas adalah angka yang selalu
menemani dalam keseharian penulis ditambah huruf ‘e’, itu saja.
Tapi isi blog ini tidak hanya sekedar
‘itu saja’. Artikel di dalamnya adalah pengalaman sang penulis, apa yang
dilihat, didengar, dirasakan. Isi blog ini juga beragam, #berbagi: berisi
tulisan berbagi tentang berbagai macam tema, #bukabuku: berisi resensi-resensi
buku, #jurnalismewarga: berisi tulisan tentang jurnalisme warga,
#bukujurnalismewarga: buku praktis jurnalisme warga. Tidak main-main, penulis
sudah menerbitkan buku Jadi Jurnalis
itu Gampang!!! Serba-serbi tentang Citizen Journalism dan panduan
praktis menjadi Citizen Journalist untuk pemula. Dengan bahasa yang mudah
dicerna, maka artikel-artikel di blog ini cocok dan mudah dinikmati oleh siapa
saja.
Jaman sekarang ini, di saat keadaan
ekonomi mulai menghimpit, sepertinya kita harus pintar-pintar mengelola
pemasukan dan mengerti bagaimana cara memutarkan arus uang. Pemasukan bulanan
kadangkala seenaknya, datang dan pergi sesuka hati. Tapi itu kini sudah tidak
menjadi masalah jika kita kenal dengan Bisnis Online. Tidak memakan
tempat, waktu dapat disesuaikan dan biaya investasi tidak sebesar bisnis
konvensional. Mau tau caranya? Yuk belajar di http://www.sukabisnisonline.com.
Blog ini terlahir
dari ambisi sang penulis untuk dapat menghasilkan uang lewat blog. Dengan
tagline Mencari Penghasilan Lewat Internet,
blog ini bisa jadi sumber referensi yang akurat untuk belajar dan memulai
bisnis online karena bersumber dari pengalaman sang penulis dalam merintis
bisnis onlinenya. Bagi
anda yang masih berstatus sebagai mahasiswa, pasti pernah terlintas untuk
memilki penghasilan sendiri. Kira-kira bisnis apa yang cocok untuk mahasiswa?
Temukan jawabannya di sini, Inilah Bisnis yang Cocok untuk
Mahasiswa.
Banyak artikel menarik lain, jika anda
adalah calon pengusaha atau pengusaha online seperti Peluang Kerja Jadi
Internet Marketing, Menilik Prospek Bisnis Online Indonesia, Cara Mewujudkan
Kesuksesan dengan Hukum Lawa of Attraction dan masih banyak lagi. Berbicara
tentang bisnis biasanya terkesan kaku dan serius, namun blog ini memberikan
kesan lain. Ada motivasi di balik setiap susunan kalimatnya. Sudah siap jadi
pengusaha online?
Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 adalah sebuah penghargaan sepanjang
tahun yang diberikan kepada pengelola Blog, Wiki, Forum, Portal dan berbagai
jenis layanan konten lainnya, baik perseorangan ataupun berkelompok, yang
dengan segenap daya kreatifitasnya telah menuangkan ide, gagasan dan pikirannya
dalam bentuk tulisan secara online. Tulisan tersebut tentunya yang harus dapat
memberikan ide ataupun mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan yang
positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di
Indonesia. Tujuan program ini adalah untuk men-generate tumbuhnya
konten-konten lokal yang bermanfaat sehingga semakin banyak generasi muda
Indonesia yang aktif menulis.
ISBA 2012 diinisiasi oleh ICT for Partnership (www.ictwatch.com), dan
didukung oleh XL Axiata (www.xl.co.id), APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet
Indonesia), PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), detikINET (www.detikinet.com) dan
Kompas Tekno (www.tekno.kompas.com).
Ingin seperti mereka? Simak
cara-caranya di http://isba.ictwatch.com [Internet
Sehat]
……………………………………………………………………
Pada akhirnya Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman semua atas
semuanya. Mari mulai menciptakan konten
blog yang apik dan bermanfaat untuk orang lain.
Subscribe to:
Posts (Atom)

















