Monday, January 13, 2014

Dedi Dwitagama: Mau Jadi Ikan Sapu-sapu atau Arwana?

Mau jadi Mau jadi ikan Sapu-sapu atau Arwana? Sapu-sapu kalau di aquarium mainnya di mana? Kalau Arwana di aquarium mainnya di mana? Coba pikirkan! 

“Jadi, mau jadi Sapu-sapu atau Arwana?” Dedi Dwitagama dengan gaya santai namun serius menanyakan berulang-ulang kepada para guru peserta Teacher Writing Camp 3, Minggu, 29 Desember 2013, di Wisma Universitas Negeri Jakarta. Teacher Writing Camp atau biasa disingkat TWC merupakan pelatihan guru menulis tingkat nasional, diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) cabang Bekasi.


Saya menyimak apa yang disampaikan Dedi dari ujung barisan bangku paling belakang. Pada TWC ini, saya bukan peserta, panitia juga bukan. Lebih tepatnya mungkin saya di sini hanya bermain yang sesekali menjadi moderator di salah satu sesi penyampaian materi TWC.

Sekali lagi, “mau jadi Sapu-sapu atau Arwana?”, Dedi Dwitagama menegaskan, kemudian menjelaskan bahwa ikan Sapu-sapu itu kalau di aquarium mainnya di bawah, kerjaannya membersihkan kotoran, dan sekalipun ke atas dia menempel di pinggi-pinggir kaca aquarium. Sedangkan Arwana mainnya di atas, di tengah, kadang juga di bawah, namun sering kali di atas, dan dia bisa bergerak ke seluruh bagian aquarium.

Sebagai manusia atau guru yang berkualitas, apabila diibaratkan dengan kedua jenis ikan tadi, kita harus menjadi Arwana; besar, enak dilihat, harganya mahal, bisa bergerak ke mana-mana. Sapu-sapu bukanlah ibarat manusia atau guru yang berkualitas; kecil, bentuknya jelek, sukanya di bawah atau disamping, harganya murah.
 
 

Sebagai guru yang akan menjadi Arwana caranya adalah dengan terus berlatih mengasah diri sendiri. Sisihkan waktu khusus untuk mengasah diri sendiri. Jangan habiskan waktu untuk bekerja habis-habisan untuk sekolah atau yayasan. Menghabiskan waktu sehabis-habisnya di sekolah atau yayasan tempat mengajar, yang menjadi besar kemudian adalah nama sekolah atau yayasan tersebut. Anda tetap kecil. Sekolah atau yayasan juga tidak akan mampu menghargai sepadan dengan apa yang sudah dilakukan, karena harus diakui ada keterbatasan dalam hal ini.

Bukan berarti tidak totalitas, yang harus dilakukan adalah menyisihkan waktu untuk mengasah diri sendiri. Membuat prestasi pada diri sendiri, kerjakan hobi, publikasikan, dan berjejaring. Supaya bukan hanya sekolah atau yayasan yang namanya besar dan terkenal, namun nama diri sendiri juga bisa menjadi besar dan terkenal. Banyak sekali yang bisa dilakukan untuk menjadi besar dan terkenal yang salah satunya dengan menulis. Menulis adalah meninggalkan jejak, mengukir sejarah, setidaknya untuk diri sendiri.

Dedi Dwitagama mengakhiri penyampaian materinya dengan mengulangi lagi, “Jadi, mau jadi Sapu-sapu atau Arwana?”     

2 comments:


  1. Dapatkan Penghasilan Tambahan Dengan Bermain Poker Online di www.itudewa.comDAFTAR ITUDEWA


    Keunggulan dari itudewa adalah

    *Permainan 100% Fair Player vs Player - Terbukti!!!
    *Proses Depo dan WD hanya 1-3 Menit Jika Bank Tidak Gangguan
    *Minimal Deposit Hanya Rp 25.000
    *Minimal Withdraw Hanya Rp 50.000
    *Bonus Cashbak 0,3%
    *Bonus referral 20%
    *Bonus New Member 10%
    *Bonus GEBYAR TURNOVER TERBANYAK dapat hadiah utama 100jt
    *FreeChip Upline Referral UP TO  100k
    *Dilayani Customer Service yang Ramah dan Sopan 24 Jam NONSTOP
    *Berkerja sama dengan 7 bank lokal antara lain : ( BCA-MANDIRI-BNI-BRI-DANAMON-PERMATA-CIMB)
    *Menerima deposit via pulsa dan ovo
    Jenis Permainan yang Disediakan ada 7 jenis game dalam 1 user id
    Poker - Bandarceme- Ceme Keliling - DominoQQ - Capsa Susun - Omaha - Superten


    Untuk Info Lebih Lanjut Dapat menghubungi Kami Di :

    Kontak Kami :
    Line : ituDewa
    WhatsApp : +85561809401
    WeChat : OfficialituDewa

    ReplyDelete
  2. Ikan sapu-sapu memang sangat penting untuk dijadikan salah satu ikan hias akuarium karena bentuknya yang unik, dan suka bersih-bersih alga yang menempel di dinding akuarium. Jadi wajar ikan ini banyak digemari, apalahi jenis ikan sapu-sapu hias, wihhh Mantap pokoknya!

    ReplyDelete