Mengenal Massa dan Jurnalisme Warga Melalui akumassa
akumassa mengejawentahkan bagaimana aku melebur dengan massa...
Jurnalisme Warga dan Nadia Abdullah Jurnalis Warga Revolusioner
Sungguh terenyuh hati ini menyimak perjuangan Nadia Abdullah jurnalis warga revolusioner, penduduk muda Sana’a Yaman...
Resensi Buku "Jadi Jurnalis Itu Gampang!!!" oleh Omjay
Senang sekali mendapatkan kiriman 2 buah buku karya Imam FR Kusumaningati...
Ini Soal YouTube, Lebih Dari Sekadar Untuk Narsis
Setelah Sinta dan Jojo, Udin Sedunia, dan Briptu Norman Kamaru yang belakangan menjadi ngetop...
Citizen Journalism dan Metamorfosis Media
Metamorfosis Media membawa sebuah penyajian berita tidak lagi menjadi eksklusif milik wartawan...
Tuesday, December 4, 2012
Bentuk-bentuk Citizen Journalism
Teman-teman pembaca, blogger, dan para citizen Journalist!. Setelah membaca
tulisan Steve Outing, seorang editor senior The Poynter Institute for
Media Studies berjudul The 11 Layers of Citizen Journalism yang diterbitkan tahun 2005. Jadi begini, menurut Steve
Outing bentuk-bentuk Citizen
Journalism itu dibagi ke dalam 11 bentuk, yaitu:
1. Opening Up to Public Comment
Situs di internet menyediakan tempat (kolom) komentar
dari publik. Pembaca diperbolehkan untuk bereaksi, mengkritik, memuji, atau memberi
tambahan ke dalam berita yang ditulis oleh jurnalis profesional dalam kolom tersebut.
2. The Citizen Add-On Reporter
Menambahkan
pendapat warga sebagai bagian berita yang ditulis oleh jurnalis profesional.
Warga diminta menuliskan pengalamannya yang berkaitan dengan berita tersebut.
3. Open-Source Reporting
Sebuah
bentuk kolaborasi liputan dengan sumber terbuka, di mana
jurnalis profesional bekerja sama dengan pembaca yang memiliki pengetahuan tentang suatu masalah yang sedang terjadi, saling melengkapi dalam menghasilkan sebuah berita yang akurat. Berita
tetap ditulis oleh reporter profesional.
4. The Citizen Bloghouse
Bloghouse
warga, yaitu blog-blog gratis yang bisa dimiliki oleh
setiap orang, yang kemudian dapat digunakan untuk
menuangkan cerita maupun gagasan kepada khalayak umum di seluruh penjuru dunia.
5. Newsroom Citizen ‘Transparency’ Blogs
Sebuah blog yang dimiliki oleh sebuah organisasi
media sebagai bentuk transparansi dan komunikasi dengan pembacanya. Keluhan, kritik, atau pujian
terhadap apa yang ditampilkan organisasi media tersebut dapat disampaikan di
sini.
6. The Stand Alone Citizen Journalism Site:
Edited Version
Laporan
berita dari warga dengan melalui proses penyuntingan.
Berita yang masuk melalui proses penyuntingan
terlebih dahulu, dengan tetap mempertahankan keaslian tulisan.
7. The Stand Alone Citizen Journalism Site:
Unedited version
Laporan
berita dari warga pada sebuah situs, tanpa melalui proses penyuntingan. Dalam versi ini, berita bisa langsung muncul seketika setelah diposting.
8. Add a Print Edition
Merupakan gabungan dari The stand-alone citizen-journalism site dengan edisi cetak.
9. The Hybrid: Pro + Citizen Journalism
Penggabungan jurnalis profesional
dengan jurnalis warga. Berita dari jurnalis profesional diperlakukan sama
dengan berita dari jurnalis warga.
10. Integrating Citizen
and Pro Journalism Under One Roof
Penggabungan jurnalisme profesional dengan
jurnalisme warga dalam satu atap. Menggunakan
jurnalis profesional, namun juga menerima tulisan dari jurnalis warga.
11. Wiki Journalism: Where the Readers are
Editors
Jurnalisme Wiki adalah model jurnalisme yang menempatkan
pembaca sebagai penyunting.
Setiap orang bisa menulis, menyunting,
maupun memberi komentar pada tulisan. Model jurnalisme ini dipopulerkan oleh Wikipedia.
Bloghouse
warga, adalah beragam jenis blog yang sekarang banyak dimiliki setiap orang.
Penyedia layanannya juga beragam, seperti blogger.com, multiply.com,
wordpress.com, dan lainnya. Bahkan, setiap orang bisa memiliki lebih dari satu
blog. Nah, berapakah blog yang Anda miliki?..he.
Namun perlu diingat
bahwa tidak semua blog bisa masuk dalam kategori citizen
journalism. Kenapa? Karena
banyak sekali blog yang hanya berisi curhat-curhat si pemilik blog.
Blog baru bisa disebut sebagai produk dari citizen journalism apabila
dalam blog tersebut membahas sebuah topik tertentu yang sedang hangat dan
terjadi interaksi publik.
Situs citizen journalism yang langsung bisa memunculkan
artikel setelah diposting adalah seperti kompasiana.com. Dalam hal ini redaksi
hanya berperan memoderasi atau melakukan pengawasan semata terhadap informasi
yang di posting. Apabila terdapat
unsur SARA, pencemaran nama baik, atau yang lainnya, redaksi berhak untuk
menghapus tulisan tersebut dari situs.
Sementara itu, bentuk
hybrid journalism, yaitu penggabungan
antara jurnalis profesional dengan jurnalis warga, dapat dilihat pada situs
berita Korea Selatan, ohmynews.com. Sejak
berdirinya pada tahun 2000, situs ini telah menggunakan konsep hybrid journalism. Terry Flew and Jason
Wilson (2008) menjelaskan OhmyNews dikenal
sebagi situs pelopor citizen journalism yang
paling populer di dunia. Saat ini memiliki 60.000 citizen journalist yang tersebar di seleruh dunia dengan 60
jurnalis tetap dan penyunting. Dalam bahasa Korea, OhmyNews memiliki lebih dari 750.000 pengunjung setiap hari. OhmyNews juga tersedia dalam versi
bahasa Inggris dengan OhmyNews
International.
Model Wiki
Journalism adalah seperti wikipedia.org atau wikimu.com. Di sini siapa saja
bisa menulis apa saja, menyunting tulisan yang sudah diposting sebelumnya oleh
penulis lain, atau hanya sekadar memberi komentar. Namun partisipasi warga di
sini nampaknya masih kalah dengan situs citizen journalism lainnya. Karena model wiki lebih populernya
justru sebagai situs untuk mencari referensi. Jadi sering kali orang membukanya
untuk mencari referensi, bukan untuk memposting tulisan.
Sekian teman-teman,
semoga tulisan ini bermanfaat. Pembahasan lebih detail berkaitan dengan
bentuk-bentuk Citizen Journalism, saya
bahas dalam buku citizen journalism berjudul
Jadi Jurnalis Itu Gampang!!! Buku pertama saya yang diterbitkan oleh
Elex Media Komputindo.
Subscribe to:
Comments (Atom)









