Tuesday, December 4, 2012

Bentuk-bentuk Citizen Journalism

Teman-teman pembaca, blogger, dan para citizen Journalist!. Setelah membaca tulisan Steve Outing, seorang editor senior The Poynter Institute for Media Studies berjudul The 11 Layers of Citizen Journalism yang diterbitkan tahun 2005. Jadi begini, menurut Steve Outing bentuk-bentuk Citizen Journalism itu dibagi ke dalam 11 bentuk, yaitu:

1. Opening Up to Public Comment
Situs di internet menyediakan tempat (kolom) komentar dari publik. Pembaca diperbolehkan untuk bereaksi, mengkritik, memuji, atau memberi tambahan ke dalam berita yang ditulis oleh jurnalis profesional dalam kolom tersebut.
2. The Citizen Add-On Reporter
Menambahkan pendapat warga sebagai bagian berita yang ditulis oleh jurnalis profesional. Warga diminta menuliskan pengalamannya yang berkaitan dengan berita tersebut.

3. Open-Source Reporting
Sebuah bentuk kolaborasi liputan dengan sumber terbuka, di mana jurnalis profesional bekerja sama dengan pembaca yang memiliki pengetahuan tentang suatu masalah yang sedang terjadi, saling melengkapi dalam menghasilkan sebuah berita yang akurat. Berita tetap ditulis oleh reporter profesional.
4. The Citizen Bloghouse
Bloghouse warga, yaitu blog-blog gratis yang bisa dimiliki oleh setiap orang, yang kemudian dapat digunakan untuk menuangkan cerita maupun gagasan kepada khalayak umum di seluruh penjuru dunia.
5. Newsroom Citizen ‘Transparency’ Blogs
Sebuah blog yang dimiliki oleh sebuah organisasi media sebagai bentuk transparansi dan komunikasi dengan pembacanya. Keluhan, kritik, atau pujian terhadap apa yang ditampilkan organisasi media tersebut dapat disampaikan di sini.
6. The Stand Alone Citizen Journalism Site: Edited Version
Laporan berita dari warga dengan melalui proses penyuntingan. Berita yang masuk melalui proses penyuntingan terlebih dahulu, dengan tetap mempertahankan keaslian tulisan.
7. The Stand Alone Citizen Journalism Site: Unedited version
Laporan berita dari warga pada sebuah situs, tanpa melalui proses penyuntingan. Dalam versi ini, berita bisa langsung muncul seketika setelah diposting.
8. Add a Print Edition
Merupakan gabungan dari The stand-alone citizen-journalism site dengan edisi cetak.
9. The Hybrid: Pro + Citizen Journalism
Penggabungan jurnalis profesional dengan jurnalis warga. Berita dari jurnalis profesional diperlakukan sama dengan berita dari jurnalis warga.
10. Integrating Citizen and Pro Journalism Under One Roof
Penggabungan jurnalisme profesional dengan jurnalisme warga dalam satu atap. Menggunakan jurnalis profesional, namun juga menerima tulisan dari jurnalis warga.
11. Wiki Journalism: Where the Readers are Editors
Jurnalisme Wiki adalah model jurnalisme yang menempatkan pembaca sebagai penyunting. Setiap orang bisa menulis, menyunting, maupun memberi komentar pada tulisan. Model jurnalisme ini dipopulerkan oleh Wikipedia.


Bloghouse warga, adalah beragam jenis blog yang sekarang banyak dimiliki setiap orang. Penyedia layanannya juga beragam, seperti blogger.com, multiply.com, wordpress.com, dan lainnya. Bahkan, setiap orang bisa memiliki lebih dari satu blog. Nah, berapakah blog yang Anda miliki?..he.

Namun perlu diingat bahwa tidak semua blog bisa masuk dalam kategori citizen journalism. Kenapa? Karena banyak sekali blog yang hanya berisi curhat-curhat si pemilik blog. Blog baru bisa disebut sebagai produk dari citizen journalism apabila dalam blog tersebut membahas sebuah topik tertentu yang sedang hangat dan terjadi interaksi publik. 

Selain blog ada juga situs yang menerima laporan warga, namun masih melalui proses penyuntingan terlebih dahulu, baru kemudian bisa ditayangkan dalam situs tersebut. Salah satunya adalah kanal citizen journalism di liputan6.com. Berita dikirimkan terlebih dahulu ke alamat redaksi citizen6.liputan6.com, setelah redaksi melakukan penyuntingan, baru tulisan ditayangkan. Sistem seperti ini, bermaksud untuk menjaga keakuratan informasi dan kredibilitas media.

Situs citizen journalism yang langsung bisa memunculkan artikel setelah diposting adalah seperti kompasiana.com. Dalam hal ini redaksi hanya berperan memoderasi atau melakukan pengawasan semata terhadap informasi yang di posting. Apabila terdapat unsur SARA, pencemaran nama baik, atau yang lainnya, redaksi berhak untuk menghapus tulisan tersebut dari situs.

Sementara itu, bentuk hybrid journalism, yaitu penggabungan antara jurnalis profesional dengan jurnalis warga, dapat dilihat pada situs berita Korea Selatan, ohmynews.com. Sejak berdirinya pada tahun 2000, situs ini telah menggunakan konsep hybrid journalism. Terry Flew and Jason Wilson (2008) menjelaskan OhmyNews dikenal sebagi situs pelopor citizen journalism yang paling populer di dunia. Saat ini memiliki 60.000 citizen journalist yang tersebar di seleruh dunia dengan 60 jurnalis tetap dan penyunting. Dalam bahasa Korea, OhmyNews memiliki lebih dari 750.000 pengunjung setiap hari. OhmyNews juga tersedia dalam versi bahasa Inggris dengan OhmyNews International.

Model Wiki Journalism adalah seperti wikipedia.org atau wikimu.com. Di sini siapa saja bisa menulis apa saja, menyunting tulisan yang sudah diposting sebelumnya oleh penulis lain, atau hanya sekadar memberi komentar. Namun partisipasi warga di sini nampaknya masih kalah dengan situs citizen journalism lainnya. Karena model wiki lebih populernya justru sebagai situs untuk mencari referensi. Jadi sering kali orang membukanya untuk mencari referensi, bukan untuk memposting tulisan.

Sekian teman-teman, semoga tulisan ini bermanfaat. Pembahasan lebih detail berkaitan dengan bentuk-bentuk Citizen Journalism, saya bahas dalam buku citizen journalism berjudul Jadi Jurnalis Itu Gampang!!! Buku pertama saya yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

2 comments:

  1. wah udh pagerank 2 aja mas imam, keren nih optimasinya.. wowow

    maaf out of topik. saya mau blogwalking saja mas www.fikrielfrana.com

    ReplyDelete
  2. Aku pernah baca buku di toko gramedia, ternyata inilah penulisnya. Rasa penasaranku jadi hilang. Salam kenal, jika berkenan mampir di blogku yah... Klik disini trims yah...

    ReplyDelete