Mengenal Massa dan Jurnalisme Warga Melalui akumassa

akumassa mengejawentahkan bagaimana aku melebur dengan massa...

Jurnalisme Warga dan Nadia Abdullah Jurnalis Warga Revolusioner

Sungguh terenyuh hati ini menyimak perjuangan Nadia Abdullah jurnalis warga revolusioner, penduduk muda Sana’a Yaman...

Resensi Buku "Jadi Jurnalis Itu Gampang!!!" oleh Omjay

Senang sekali mendapatkan kiriman 2 buah buku karya Imam FR Kusumaningati...

Ini Soal YouTube, Lebih Dari Sekadar Untuk Narsis

Setelah Sinta dan Jojo, Udin Sedunia, dan Briptu Norman Kamaru yang belakangan menjadi ngetop...

Citizen Journalism dan Metamorfosis Media

Metamorfosis Media membawa sebuah penyajian berita tidak lagi menjadi eksklusif milik wartawan...

Sunday, August 19, 2012

Blog Sekadar tigabelase.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1433 H

Hari Raya telah tiba, tigabelase.com mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Iedul Fitri 1433 H, mohon maaf lahir dan batin.
Suasana Shalat Iedul Fitri 1432 H di Lapangan Desa Pasung, Wedi, Klaten.
Selamat berkumpul bersama keluarga masing-masing, silaturahmi, bernostalgia, bertemu teman lama, menghidupkan cerita-cerita lama yang bersemi kembali. Bagi yang pulang ke kampung halaman, selamat sejenak menikmati kesejukan aroma, keindahan, kebersamaan, kemesraan, dan ketenangan khas cita rasa desa. Merdesa!

Monday, August 13, 2012

Atlas Wali Songo: Buku Pertama yang Mengungkap Wali Songo sebagai Fakta Sejarah

Jika selama ini Wali Songo masih dianggap kisah fiktif atau mitos, buku Atlas Walisongo membantahnya. Inilah buku pertama yang mengungkap Wali Songo sebagai fakta sejarah.


Belum lama ini, tepatnya pada 23 Juni 2012 telah terbit buku Atlas Wali Songo: Buku Pertama yang Mengungkap Wali Songo sebagai Fakta Sejarah. “Membaca buku Atlas Wali Songo, kita mendapatkan bukti-bukti historis yang meyakinkan tentang sejarah Wali Songo yang sangat kita hormati itu, sehingga tingkat kredibilitas dan validitasnya lebih tinggi. Dengan demikian kehadiran Wali Songo tidak lagi ditempatkan dalam pinggiran sejarah sebagaimana terjadi selama ini,” kata Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA dalam kata pengantar buku Atlas Wali Songo.

“Dalam membaca sejarah Wali Songo, selama ini kita selalu terombang-ambing antara mitos dan fakta. Akibatnya, ketika menyampaikannya, kita merasa kurang yakin. Tetapi, dengan memperoleh pijakan historis yang kuat seperti buku ini, kita akan lebih yakin untuk menyebarkannya. Dengan bukti historis yang ada, mereka akan mudah dan mau memahami perjuangan Wali Songo sebagai perintis penyebaran Islam di Nusantara,” kata Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA melanjutkan pengantarnya.

Agus Sunyoto, penulis buku, seorang sejarawan Islam Nusantara yang pandai dalam membaca dan menafsirkan kitab kuning dan sejarah Jawa kuno, benar-benar bisa menunjukkan dengan sangat meyakinkan sejarah dan sosok Wali Songo. Dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya, sejarah dan sosok Wali Songo dapat tersaji secara ilmiah, jauh dari sekadar mitos belaka.  

Saya sangat beruntung menjadi bagian dari pembuatan buku ini. Pertengahan bulan desember 2011 lalu, Saya bersama dengan tim dari penerbit Pustaka IIMaN dan Trans Pustaka yang menerbitkan buku ini melakukan riset pengambilan gambar situs-situs makam Wali Songo dan makam-makam yang lain seperti makam Syaikh Quro’, Syaikh Siti Jenar, Maulana Malik Ibrahim, Fatimah Binti Maimun, dan lainnya.

Pengambilan gambar dimulai dari karawang di makan Syaikh Quro’, kemudian berlanjut menyusuri jalur pantai utara. Sungguh sebuah perjalanan yang sangat amat melelahkan selama hampir dua minggu berlangsung. Apalagi Saya sebagai fotografernya, saat itu setiap hari bisa memotret lebih dari tiga situs, berpindah dari satu kota ke kota selanjutnya, tidak menghiraukan siang atau malam. Namun, semua itu rasanya bisa terobati setelah terbitnya buku Atlas Wali Songo. Jika teman-teman nanti membuka halaman copyrights-nya, tertulis Imam FR Kusumaningati sebagai fotografernya lho..hehehe.

Pada akhirnya, buku Atlas Wali Songo sangat penting untuk dibaca oleh siapa saja sebagai sumber referensi ilmiah tentang Wali Songo. Apalagi bagi para akademisi, mubaligh, budayawan, sejarawan, dan aktivis sosial yang akan terus mengkaji, menelaah, dan menyampaikan perihal Wali Songo kepada masyarakat luas.  

Saturday, August 11, 2012

Antara Jurnalis Warga dan Jurnalis Profesional

Jurnalis? Apa yang terbayang di pikiran dan apa yang menancap dalam benak ketika mendengarnya. Prestisius, bergengsi, hebat, pintar, cerdas, sedikit menakutkan, mungkin begitu.

Namun misalkan kata Jurnalis itu dibelakangnya dibubuhi dengan satu kata lagi, yaitu kata warga. Sehingga jika digabung menjadi “Jurnalis Warga”. Sekarang apa yang terbayang di pikiran dan apa yang menancap dalam benak ketika mendengarnya? Pikiran dan benak kita pasti memiliki jawaban masing-masing. Silahkan dishare bayangan dan tancapan apa yang anda alami dikolom komentar.

Sumber foto: http://alul-cholil.blogspot.com/2012/05/citizen-journalist-enam-sifat-yang.html

Mengisi kolom komentar, tanpa anda sadari sebenarnya anda sudah menjadi apa yang disebut jurnalis warga itu. Karena kolom komentar itu merupakan salah satu dari bentuk jurnalisme warga (Citizen Journalism). Steve Outing, seorang editor senior The Poynter Institute for Media Studies dalam tulisannya berjudul The 11 Layers of Citizen Journalism yang diterbitkan pada tahun 2005, menjelaskan bahwa salah satu dari bentuk jurnalisme warga adalah situs yang membuka komentar untuk berita yang ditulis oleh jurnalis professional - Opening Up to Public Comment.

Baik, kedengarannya memang sedikit tabu untuk saat ini. Seolah sebuah profesi berlabel “jurnalis” yang dianggap sakral itu menjadi begitu mudah. Padahal, secara nyata memperoleh label profesi “jurnalis” itu perlu menempuh pendidikan dengan perjuangan dan pengorbanan yang panjang.

Yah, memang begitu untuk label “jurnalis profesional” – sulit dan tidak mudah, namun tidak halnya untuk “jurnalis warga”. Karena jurnalis warga dalam konsep jurnalisme warga dasarnya adalah berbagi. Berbagi apa yang diketahui atas sebuah informasi. Tentu informasi yang dimaksud bukanlah sekadar curahan hati belaka, melainkan informasi yang penting untuk diketahui oleh publik. Makanya menjadi jurnalis warga itu mudah dan bisa dilakukan oleh setiap warga, oleh siapa saja.

Berbeda halnya oleh jurnalis profesional yang bekerja di maisntream media. Banyak standar yang harus ditaati dan dilaksanakan. Bahkan sebelum melakukan liputan, sudah ada memo dari redaktur seolah menjadi kartu pesanan untuk sebuah hasil liputan berita. Karena sebenarnya yang dilakukan oleh jurnalis profesional adalah sebuah penugasan.

Clyde H. Bentley guru besar madya Sekolah Tinggi Jurnalistik Missouri AS, menjelaskan perbedaan nyata antara jurnalis warga dan jurnalis profesional adalah seorang jurnalis warga menuliskan pandangannya atas suatu peristiwa karena didorong oleh keinginan untuk membagi apa yang dilihat dan diketahuinya. Sementara jurnalis profesional yang bekerja di media massa, melakukan liputan karena penugasan.

Dari pandangan itu, terlihat dengan jelas bahwa sebenarnya bentuk dasar peliputan yang dilakukan jurnalis warga adalah to share dan yang dilakukan jurnalis profesional adalah to cover. Antara jurnalis warga – to share dan jurnalis professional – to cover, dalam hal peliputan, bentuk inilah yang membedakan secara nyata, jelas, dan gamblang.

Thursday, August 9, 2012

Blog Sekadar tigabelase.com Menjadi Pemenang Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 kategori SILVER Periode Juli

Sekali lagi terima kasih banyak teman-teman yang telah menginspirasi, memotivasi, dan sekaligus mendo’akan, blog sekadar tigabelase.com terpilih sebagai pemenang Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 kategori SILVER Periode Juli. Kemenangan ini merupakan rangkaian dari kemenangan sebelumnya, setelah tigabelase.com mendapatkan penghargaan di kategori BRONZE di ISBA 2012 sesi 8.

Semua ini sungguh tidak disangka-sangka. Betapa kagetnya Saya ketika seminggu yang lalu mendapatkan email dari ISBA 2012. Berikut ini pengumuman pemenangnya yang diumumkan melalui website Internet Sehat di http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/02/isba-2012-pemenang-blog-award-silver-periode-juli/

………………………………

Terhitung sudah tiga bulan Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 digelar. Untuk periode Juli, kami telah memilih tiga pemenang bulanan.Berikut ini adalah blog yang layak dan berhak mendapatkan penghargaan ISBA 2012 kategori SILVER, periode Juli.
Kategori SILVER dipilih dari para pemenang ISBA kategori BRONZE periode terkait. Keputusan atas blog terpilih tersebut adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat. Tidak ada korespondensi dalam bentuk apapun terkait dengan keputusan atas pemilihan blog tersebut.

Hadiah
Bagi pemenang kategori SILVER, masing-masing berhak mendapatkan hadiah sebagai berikut:
- Satu (1) buah USB Internet Modem
- Satu (1) buah DVD Linimas(s)a, film dokumenter tentang gerakan social media di Indonesia
Selamat ya buat para pemenang!

Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 adalah sebuah penghargaan sepanjang tahun yang diberikan kepada pengelola Blog, Wiki, Forum, Portal dan berbagai jenis layanan konten lainnya, baik perseorangan ataupun berkelompok, yang dengan segenap daya kreatifitasnya telah menuangkan ide, gagasan dan pikirannya dalam bentuk tulisan secara online. Tulisan tersebut tentunya yang harus dapat memberikan ide ataupun mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan yang positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di Indonesia. Tujuan program ini adalah untuk men-generate tumbuhnya konten-konten lokal yang bermanfaat sehingga semakin banyak generasi muda Indonesia yang aktif menulis.
ISBA 2012 diinisiasi oleh ICT for Partnership (www.ictwatch.com), dan didukung olehXL Axiata (www.xl.co.id), APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), PANDI(Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Media partner: detikINET(www.detikinet.com) dan Kompas Tekno (www.tekno.kompas.com).
Ingin seperti mereka? Simak cara-caranya di http://isba.ictwatch.com
………………………………

Mendapatkan penghargaan ini, berarti juga mengemban tanggung jawab untuk selalu bisa menghasilkan konten blog yang bermutu, orisinil, bukan sekadar copy-paste. Semoga Saya bisa konsisten berbagi yang meski hanya sekadar. Buat teman-teman blogger yang lain semoga bisa menyusul mendapatkan penghargaannya. 

Wednesday, August 1, 2012

15 Lokasi Mudik Bareng Gratis di Jakarta

Sorot matahari yang menerobos dari jendela kamar pagi ini ternyata ikut menghangatkan ingatan pada mudik lebaran yang pernah Saya lakukan. Selama empat tahun sudah tinggal di Jakarta, dua kali Saya pernah mengalami mudik lebaran yang sangat menantang. Dan ditahun kelima ini sepertinya Saya akan kembali merasakan tantangan mudik lebaran lagi untuk ketiga kalinya.


Beruntungnya dua kali mudik lebaran kemarin Saya bisa sampai di kampung halaman dengan gratis, begitu juga mudik lebaran tahun ini Saya sudah terdaftar ke sebuah instansi yang mengadakan mudik gratis. Hemm..siapa yang tidak mau dengan sesuatu yang gratis, he. Nah, karena itu berikut ini ada informasi 15 Lokasi Mudik Bareng Gratis di Jakarta yang dilansir oleh detikRamadan dari Kabag Penum Mabes Polri Kombes Agus Rianto kepada detikcom, Selasa (31/7/2012).

1. Mudik Bareng Sido Muncul

Berangkat: Minggu (12/8) Pukul 09.00

Lokasi: Area Parkir Barat PRJ Kemayoran, Jakpus

Jumlah Penumpang/Bus: 11.000 orang/189 bus
Tujuan: Kuningan, Cirebon, Tegal, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Banjarnegara
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

2. Mudik Bareng PT Jasa Raharja
Berangkat: Senin (13/8) Pukul 08.00
Lokasi: Parkir Timur Senayan Blok Selatan, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 12.000 orang/210 bus
Tujuan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

3. Mudik Bareng Kantor Perwakilan Jawa Tengah
Berangkat: Senin (13/8) Pukul 10.00
Lokasi: Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jaktim
Jumlah Penumpang/Bus: 10.260 orang/190 bus
Syarat: KTP (asli dan Fotokopi)

4. Mudik Bareng PT Astra Honda Motor
Berangkat: Selasa (14/8) Pukul 05.00
Lokasi: Kantor Astra Honda Motor Sunter, Jakut
Jumlah Motor/Bus: 1.250 Motor diangkut truk/26 Bus angkut penumpang
Tujuan: Kota-kota di Pulau Jawa
Syarat: KTP dan STNK (Asli dan Fotokopi)

5. Mudik Bareng Bank BRI
Berangkat: Selasa (14/8) Pukul 10.00
Lokasi: Plaza Utara Senayan, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 3.068 orang/52 bus
Tujuan: Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Wonogiri
Syarat: KTP dan Buku Tabungan (Asli dan Fotokopi)

6. Mudik Bareng PT Petro Jaya Board
Berangkat: Rabu (15/8) Pukul 08.00
Lokasi: Parkir Timur Senayan, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 1.560 orang/30 bus
Tujuan: Tegal, Purwokerto, Solo, Yogyakarta
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

7. Mudik Bareng PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia
Berangkat: Rabu (15/8) Pukul 08.30
Lokasi: Cempaka Putih, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 500 orang/10 bus
Tujuan: Yogyakarta, Semarang
Syarat: KTP dan STNK (Asli dan Fotokopi)

8. Mudik Bareng PT Carrefour
Berangkat: Rabu (15/8) Pukul 09.00
Lokasi: Plaza Senayan, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 5.000 orang/100 bus
Tujuan: Jawa Tengah, Jawa Timur
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

9. Mudik Bareng PT Telkom Group
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 06.00
Lokasi: PRJ Kemayoran, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 2.500 orang/65 bus
Tujuan: Yogyakarta, Semarang, Surabaya
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

10. Mudik Bareng Semen Holcim
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 08.00
Lokasi: Parkir Timur Senayan, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 3.500 orang/100 bus
Tujuan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

11. Mudik Bareng PT Indosat
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 08.00
Lokasi: Pondok Indah, Jaksel
Jumlah Penumpang/Bus: 1.000 orang/18 bus, 20 Mobil Pribadi
Tujuan: Kota-kota di Jawa Tengah
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

12. Mudik Bareng PT Giant Hypermart
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 08.00
Lokasi: Parkir Timur Senayan, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 11.000 orang/200 bus
Tujuan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

13. Mudik Bareng Bank BNI
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 10.00
Lokasi: Stasiun Gambir, Jakpus
Jumlah Penumpang: 400 orang
Tujuan: Solo
Syarat: KTP dan Buku Tabungan (Asli dan Fotokopi)

14. Mudik Bareng PT Pertamina
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 10.00
Lokasi: Silang Monas Barat Daya (Lap.IRTI), Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 3.000 orang/57 bus
Tujuan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Syarat: KTP (Asli dan Fotokopi)

15. Mudik Bareng PT Wahana Makmur Sejati
Berangkat: Kamis (16/8) Pukul 16.00
Lokasi: Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakpus
Jumlah Penumpang/Bus: 1.500 orang/50 bus
Tujuan: Yogyakarta, Sumedang, Surabaya
Syarat: KTP dan STNK (Asli dan Fotokopi)


Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman yang hendak mudik lebaran. Silakan ditelusuri lebih lanjut informasi pendaftarannya. Selamat mudik lebaran, semoga selamat sampai tujuan.